IBS ALANNABI

Menerima Santri Baru Ikhwan/ Akhwat

Kami membuka pendaftaran untuk 3 Program Utama: Tahfidz jenjang SMP, Tahfidz jenjang SMA, dan Takhossus 1 Tahun (Khusus Lulusan SMA/Pra-Kuliah). Dengan metode interaktif, santri akan dibekali program Tahfidz 30 Juz Metode Pakistani, Tahsin, Bahasa Arab, Dirosah Syar’iyyah, serta Bimbingan Adab & Akhlak.
“Melalui integrasi program tahfidz berkesinambungan (jenjang SMP, SMA dan Pra-Kuliah), lulusan diarahkan menjadi Hafidzah 30 Juz yang bertafaqquh fiddin, mandiri, berkarakter Islami, paham bahasa Arab, adaptif di era digital dengan bekal skill jurnalistik dan media.“
Kurikulum pesantren didominasi oleh program Tahfidz Quran terpadu yang menggunakan Sistem Pakistan (Sabaq, Sabqi, dan Manzil). Metode ini membagi proses menghafal menjadi tiga tahap utama: Hifz (setoran hafalan baru), Tikrar (pengulangan hafalan baru), dan Muroja’ah (mengulang total seluruh hafalan). Untuk menyempurnakan interaksi santri dengan Al-Quran, program ini juga mengintegrasikan kelas Tahsin untuk keindahan dan ketepatan tajwid, serta Tadabbur untuk memahami kandungan maknanya.
Kurikulum Diniyah merupakan prioritas utama kedua di lembaga kami setelah Kurikulum Tahfiz Al-Qur’an. Pada jenjang Mutawasitah (setingkat SMP), kurikulum ini dirancang untuk membekali santri dengan pemahaman agama yang kokoh dan komprehensif. Pembelajaran difokuskan pada pengkajian kitab-kitab para ulama Ahlussunnah wal Jama’ah yang diakui kredibilitasnya. Melalui pendekatan ini, santri tidak hanya belajar secara teori, tetapi juga dibimbing untuk mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari melalui enam pilar bidang studi utama:

  • Akidah: Menanamkan keyakinan yang lurus sesuai pemahaman salafus saleh dan membentengi santri dari pemikiran menyimpang.

  • Fiqih: Membekali santri dengan tata cara ibadah dan muamalah praktis sehari-hari yang sesuai dengan dalil-dalil sahih.

  • Tazkiyatun Nufus: Menata hati, menyucikan jiwa, dan membentuk akhlak mulia (karakter islami) santri.

  • Sirah Nabawiyah: Mengambil keteladanan dari sejarah hidup Nabi Muhammad \(\rho \) dan para sahabat untuk menumbuhkan rasa cinta kepada rasul.

  • Tajwid: Memperbaiki dan memperindah bacaan Al-Qur’an sesuai dengan kaidah tartil yang benar.

Pembelajaran menekankan pada aspek Speaking (Berbicara) dan Listening (Mendengar) tanpa mengabaikan tata bahasa (Grammar) dasar untuk menunjang kepercayaan diri.

  • Level Ibtida’i (Pemula):
      • Fokus: Penguasaan Basic Expressions, Daily Conversations, dan penyusunan kalimat sederhana (Present & Past Tense).
      • Metode Muhadatsah: Role-play (bermain peran) interaktif melalui e-learning, simulasi percakapan di bandara, restoran, atau sekolah.

  • Level Mutawassit (Menengah):
    • Fokus: Kelancaran (Fluency) dalam berpendapat, debat sederhana, serta pemahaman Grammar untuk kebutuhan akademik/kerja (Future, Perfect Tenses, & Conditional Sentences).
    • Metode Muhadatsah: Forum diskusi berbasis e-learning, presentasi proyek, dan storytelling secara langsung dengan umpan balik instan dari pengajar.
  • Pendidikan sejati bukan sekadar mentransfer informasi, melainkan mentransformasi jiwa. Di sinilah penanaman karakter berbasis adab dan sunnah mengambil peran sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia (akhlakul karimah).

    Kita tidak ingin mencetak generasi yang pintar secara lisan namun kering secara pengamalan. Oleh karena itu, integrasi antara kurikulum Dirasah sebagai pembekalan teori, dan Tarbiyah Sunnah sebagai sarana pendidikan jiwa dan pembiasaan, menjadi kunci penting. Dengan metode ini, nilai-nilai wahyu tidak hanya menjadi hafalan atau pemenuh lembar ujian, melainkan meresap ke dalam hati dan menjelma menjadi perilaku sehari-hari yang membawa rahmat bagi semesta.

     
  • Skill Jurnalistik & Kepenulisan: Pelatihan menulis kreatif dan manajemen media digital untuk syiar dakwah yang santun dan bijak.

  • Komunikasi & Public Speaking: Kelas intensif untuk membangun rasa percaya diri santriwati dalam berdiskusi, presentasi, dan berdakwah secara persuasif.

  • Thibbun Nabawi & Kesehatan: Pembekalan praktis pola hidup sehat dan pengobatan berbasis kedokteran Nabi untuk kemandirian keluarga.

  • Content Creator & Jurnalistik: Panduan kreatif menciptakan konten dakwah dan karya tulis digital yang inspiratif serta tetap syar’i.
Program Parents Teaching Program atau Parent’s Teaching Day dengan konsep orang tua wajib menginap di homestay pondok selama 24 jam atau lebih di lingkungan pesantren untuk menciptakan kedekatan emosional yang mendalam dan memberikan dampak edukasi yang intensif bagi para santri.
 
Berikut adalah rancangan program kegiatan edukasi dan pelatihan berbasis homestay yang interaktif, segar, dan aplikatif:
🌟 Konsep Utama: “Sehari Bersama Ayah Bunda di Pondok”

Agar kegiatan menginap ini efektif dan tidak mengganggu jadwal utama pondok, program dapat dikelompokkan ke dalam beberapa kluster aktivitas berdasarkan waktu:

1. Kluster Vokasi & Keterampilan Praktis (Siang/Sore)

Program pelatihan langsung (hands-on workshop) memanfaatkan fasilitas pondok atau area homestay.

  • Workshop “Dapur Santri Kreatif”: Orang tua yang berprofesi di bidang kuliner/tata boga atau pengusaha makanan mengajarkan cara memasak menu sehat, teknik plating, atau dasar-dasar bisnis kuliner.

  • Pelatihan Sains & Teknologi Tepat Guna: Orang tua dengan latar belakang teknisi, arsitek, atau IT mengajak santri membuat proyek mini, seperti programer, digital IT dasar-dasar coding, digital marketing, desain, property bangunan.

  • Kelas Jurnalistik & Komunikasi Digital: Orang tua yang bekerja di bidang media, humas, atau penulis melatih santri cara menulis berita islami, teknik wawancara, teknik komunikasi atau membuat konten edukatif yang bijak di media sosial.

2. Kluster Kelas Tematik & Inspirasi Profesi (Sore/Ba’da Ashar)

Sesi berbagi pengalaman kerja untuk membuka cakrawala masa depan santri.

  • Talkshow “Roda Berputar”: Memasangkan dua orang tua dengan profesi berbeda (misalnya: Dokter dengan Pengusaha, atau Dosen dengan Petani/Buruh Sukses) untuk berdialog tentang bagaimana semua profesi berkontribusi pada masyarakat dan bernilai ibadah.

  • Simulasi Dunia Kerja: Orang tua menyulap ruang kelas/aula menjadi mini-kantor atau laboratorium sesuai profesi mereka. Santri diajak bermain peran (roleplay) menjadi pasien, klien, atau pelanggan.

3. Kluster Kehidupan Malam & Motivasi di Homestay (Malam/Ba’da Isya)

Manfaatkan momentum menginap untuk menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat dan mendalam.

  • Angkringan Motivasi (Heart-to-Heart Session): Di area homestay, orang tua dan santri duduk melingkar sambil menikmati camilan malam. Orang tua berbagi cerita tentang kegagalan dan bangkitnya mereka dalam karier, serta pentingnya karakter jujur dan tangguh di dunia dewasa.

  • Mentoring Finansial Dasar: Orang tua yang berprofesi di bidang keuangan, dagang, atau perbankan mengajarkan santri cara mengelola uang saku, menabung, dan prinsip dasar ekonomi syariah lewat permainan simulasi.

4. Kluster Spiritual & Keakraban (Subuh/Pagi Hari)

  • Kultum Fajar Kolaboratif: Orang tua santri diberikan kesempatan memberikan kuliah setelah subuh berjamaah, menghubungkan antara ilmu agama yang dipelajari di pondok dengan implementasinya di dunia kerja nyata.

  • Olahraga & Kerja Bakti Bareng: Jalan sehat atau olahraga senam, membersihkan lingkungan pondok bersama antara santri dan orang tua sebelum program berakhir untuk merekatkan kebersamaan.


📋 Contoh Susunan Acara (Rundown) 2 Hari 1 Malam

WaktuAgenda KegiatanOutput / Target
Hari ke-1
13.00 – 14.00Kedatangan orang tua & Check-in homestayOrientasi singkat dari pengasuh pondok.
14.00 – 15.15Opening & Kelas Tematik ProfesiSantri mendapatkan gambaran umum berbagai profesi.
15.15 – 15.45Shalat Ashar BerjamaahIstirahat sejenak.
15.45 – 17.15Workshop Keterampilan PraktisSantri praktik langsung (memasak, menjahit, tataboga, dll).
17.15 – 19.30Bersih diri, Maghrib, Makan Malam, IsyaKehidupan asrama normal.
19.30 – 21.00Angkringan Motivasi (Sesi Homestay)Dialog interaktif, kedekatan emosional.
21.00 – selesaiIstirahat MalamIstirahat bersama di area pondok/homestay.
Hari ke-2
04.30 – 05.30Shalat Subuh & Kultum Fajar oleh Wali SantriPenguatan spiritual dalam dunia profesi.
06.00 – 07.30Olahraga Bersama & Sarapan PagiKeakraban dan kesehatan fisik.
07.30 – 08.30Sesi Refleksi & PenutupanPemberian apresiasi dari pondok ke orang tua.
Lulusan Ma’had Putri IBS Alannabi dipersiapkan dan dicetak untuk menjadi figur muslimah ideal yang mandiri, berilmu, dan berdampak bagi umat melalui 6 pilar kompetensi utama:

  • Hafizhah Mutqinah (Penjaga Al-Qur’an yang Autentik)
    Memiliki hafalan Al-Qur’an hingga 30 juz dengan kualitas yang kuat (mutqin), tajwid yang benar, serta berkomitmen menjaga dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

  • Muslimah Beradab (Sari Teladan Akhlak Mulia)
    Menampilkan karakter khas muslimah yang berbakti penuh kepada orang tua (birrul walidain), santun dalam bersikap, serta menjadi teladan kebaikan di tengah masyarakat.

  • Mutakallimah (Paham Bahasa Arab)
    Mampu berkomunikasi bahasa arab dasar, aktif menulis, serta memiliki kemampuan mendalam dalam memahami literasi Islam klasik maupun kontemporer yang menggunakan bahasa Arab.

  • Daiyah & Communicator (Penggerak Dakwah Digital & Massa)
    Terampil menyampaikan pesan-pesan Islam secara persuasif melalui kemampuan bicara di depan umum (public speaking) serta cakap dalam dunia kepenulisan (jurnalistik).

  • Creative Muslimah Creator (Inovator Konten Edukatif)
    Cerdas dalam memanfaatkan teknologi untuk mewarnai ruang digital dengan konten dakwah dan edukasi yang kreatif, visual yang menarik, serta membawa pengaruh positif.

  • Praktisi Thibbun Nabawi (Pemberdaya Kesehatan Keluarga Islami)
    Memiliki keterampilan praktis dalam merawat diri, keluarga, dan masyarakat menggunakan metode pengobatan yang sesuai dengan sunnah Rasulullah ﷺ sebagai ikhtiar hidup sehat.

TARGET PROGRAM ALANNABI:

  • Hafidz Al-Qur’an sampai mutqin
  • Paham diniyyah ulumul syari’ah
  • Paham dasar bahasa arab/inggris
  • Memiliki adab dan akhlak Islami 
  • Bisa komunikasi dan public speaking
  • Memiliki Character Building Islami
  • Memiliki skill IT, desain dan editing

Mencetak generasi robbani

Mencetak generasi hafal 30 juz secara mutqin (melekat kuat). Menggunakan efisiensi Metode Pakistani, santri dibimbing secara intensif untuk meraih kualitas hafalan yang presisi, lancar, dan standar tinggi.

Fondasi & Bekal Ilmu Syar'i

Memperkokoh pemahaman agama melalui kurikulum dirosah yang sistematis. Program ini menanamkan aqidah lurus, manhaj shahih, fiqih ibadah, sirah nabawiyah, hadits, serta doa harian sebagai bekal hidup masa depan.

Adab & Karakter Islami

Menempa kepribadian santri yang anggun melalui adab sehari-hari dan akhlak islami. Santri dilatih memiliki karakter islami serta kemampuan problem solving untuk menghadapi tantangan zaman.

Global Skill/ Keahlian

Menyiapkan santri yang kompetitif di era modern melalui penguasaan keahlian praktis. Kurikulum life skill khusus agar santri menguasai bahasa Arab, public speaking, komunikasi, jurnalistik, hingga pengelolaan media digital sebagai sarana dakwah.

Galeri Sarana Ma'had

Galeri Santri Alannabi

follow us on Social Media

#Pesantrentahfidz #pondoktahfidz #sekolahtahfidz #ibsalannabi #sekolahsunnah #sekolah islam #Pondokit #sekolahtahfidzsunnah #pondokalannabi, #pondoksalaf #pondokmedia #pondoksunnah #sekolah sunnah #sekolah salaf #pesantren tahfidz it #pesantren tahfidz putri #mahad tahfidz putri #ponpes tahfidz salaf #ponpes bahasa arab #islamic boarding school #pesantren modern #pesantren khusus putri #sekolah islam